Tampilkan postingan dengan label Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia. Tampilkan semua postingan

Inilah Akuarium Terkecil di Dunia




Seorang pria asal Omsk, Rusia, Anatoly Konenko berhasil menciptakan rekor dunia dengan hasil karya terbarunya, sebuah akuarium terkecil di dunia. Akuarium itu juga sudah masuk ke dalam Guinness World Records.





Konenko menciptakan akuarium terkecil di dunia dengan lebar 3 sentimeter, tinggi 1,4 sentimeter dan kedalaman 2,4 sentimeter. Meskipun ukurannya sangat kecil, akuarium itu juga sangat unik karena dihiasi dengan miniatur tanaman serta batu layaknya akuarium berukuran normal.





Pria itu juga harus menggunakan jarum suntik untuk menuangkan air ke akuarium kecilnya, agar miniatur tanaman di dalam akuarium itu tidak rusak. Akuarium terkecil di dunia ini hanya membutuhkan 10 miligram air atau sekira dua sendok teh.










"Ini adalah akuarium terkecil di dunia dan hanya membutuhkan dua sendok teh air," ujar Anatoly Konenko seperti dikutip Daily Mail.





Tidak sembarangan ikan bisa menghuni akuarium terkecil di dunia itu. Konenko akhirnya memilih ikan zebra yang sangat kecil, sebagai penghuni akuarium itu. Konenko juga membuat miniatur jaring ikan khusus yang digunakannya untuk memasukkan ikan ke dalam akuarium.





Selain akuarium terkecil di dunia tersebut, pria asal Rusia itu juga membuat benda-benda kecil lainnya yang sangat unik. Beberapa karyanya seperti miniatur buku terkecil, kapal yang dimasukkan dalam sebuah botol dan sepasang sepatu mini yang terbuat dari korek api. Beberapa karyanya dijual seharga 44000 poundsterling atau sekira Rp.619 juta (Rp 14075 per poundsterling).





Sumber : international.okezone.com



Kate Middleton Mengagumi Sosok Angelina Jolie




Duchess of Cambridge Kate Middleton dikabarkan terobsesi dengan aktris Angelina Jolie. Selain berupaya mengurangi berat badannya, Middleton juga tengah mengikuti jejak Jolie untuk urusan kemanusiaan.





“Kate mengagumi Angelina yang terlihat selalu bersahaja dan elegan serta membuat semuanya terlihat santai,” ujar seorang teman Kate Middleton kepada OK!





Menjelang pernikahannya pada April 2011,Kate Middleton mengurangi berat badannya sekitar 7,2 kilogram berkat diet dan olahraga secara rutin. Istri Pangeran William ini pun puas dengan hasilnya.






Kate Middleton


“Sejak itu, ia lebih mengurangi asupan makanannya,” ujar seorang teman dekat Kate Middleton. “Kate kini memiliki tubuh seperti seorang supermodel dan sangat senang bisa mengikuti jejak idolanya, Angelina, dalam hal keuangan dan karpet merah.”





“Mayoritas teman-temannya menganggap Kate terlalu kurus,” ujar sahabat karib Kate Middleton. “Tetapi ia mengaku senang dengan kondisinya saat ini.”





Selain urusan tubuh, Kate Middleton juga ingin menapaki jejak Jolie yang mengadopsi anak. “Dia memang selalu mengatakan ingin sekali mengadopsi beberapa anak seperti Jolie. Dia dan Wills menilai itu merupakan tindakan modern yang dilakukannya,” ujar teman Middleton. Jolie mengadopsi tiga anak bersama Brad Pitt dan memiliki tiga anak biologis.





Kate Middleton pun berharap bisa meniru mendiang ibu mertuanya, Putri Diana, yang dikenal sebagai aktivis perang terhadap AIDS dan ranjau. Seperti juga Jolie yang menjadi Duta Besar PBB sehingga mengunjungi beberapa kawasan yang berkecamuk konflik. “Kate ingin menunjukkan kepada dunia bahwa ia kuat dan independen, seperti Angie,” tambah teman Middleton.





Sumber : tempo.co



5 Peristiwa Menghebohkan Dunia Teknologi Tahun 2011




Beragam peristiwa mewarnai pergerakan waktu di setiap tahunnya, demikian juga yang terjadi di bidang teknologi. Sepanjang 2011, setidaknya ada lima peristiwa yang menghebohkan jagat teknologi. Berikut kilas balik peristiwa tersebut. 





1. Kematian Steve Jobs





Sehari setelah Apple merilis iPhone 4S, tepatnya pada 5 Oktober 2011, mantan CEO Apple Steve Jobs meninggal dunia. Jobs menghembuskan nafas terakhir setelah perjuangan panjang melawan kanker pankreas yang telah lama dideritanya. 





Seluruh dunia berduka atas berpulangnya sang legenda. Toko Apple di berbagai negara kedatangan para pengagum Jobs yang datang membawakan bunga, menyalakan lilin dan menuliskan pesan duka sebagai tanda penghormatan terakhir. 





Hal yang sama terjadi di dunia maya. Hasil pencarian internet, jejaring sosial dan artikel online dibanjiri nama Steve Jobs serta ungkapan duka bagi si jenius yang mengakhiri kisahnya di usia 56 tahun.










2. Perang hak paten 





Nama-nama besar di ranah mobile, di antaranya Apple, Google, HTC, Microsoft, RIM dan Samsung, terlibat dalam perang terkait dengan hak paten. 





Saling tuding, saling gugat mewarnai persaingan mereka di ranah mobile. Perusahaan ini bahkan tak cukup mengajukan gugatan di satu negara, melainkan di banyak negara, terutama jika gugatan mereka ditolak. 





Perang paten HTC-Apple dan Microsoft-Motorola sepertinya sudah reda dengan tercapainya kesepakatan baru-baru ini. Namun sementara itu, perseteruan yang lain, terutama Apple-Samsung, sepertinya masih akan berlanjut. 





3. Gerakan pemberontakan via media sosial





Facebook, Twitter dan YouTube dielu-elukan karena berperan penting dalam serangkaian gelombang protes di sejumlah negara Arab dan Timur Tengah. 





Gerakan pemberontakan rakyat menggulingkan pemerintahan negeri mereka sebenarnya dimulai sejak akhir 2010. Awal 2011, demam demokratisasi di negara-negara Arab dan Timur tengah ini bergulir bak bola liar. Dimulai dari Tunisia, menyusul Mesir, Libya dan kini Suriah. 





4. Google+ 





Layanan jejaring sosial Google+ mulai diujicoba untuk umum pada Juni 2011. Undangan terbatas dikirimkan Google kepada beberapa pengguna untuk mencoba Google+. 





Jejaring sosial besutan Google ini disebut-sebut sebagai pesaing potensial Facebook. Google+ segera mencuri perhatian. Mulai banyak orang menggunakannya, bahkan pertumbuhan jumlah penggunanya diklaim cukup pesat untuk ukuran jejaring sosial yang baru berdiri. 





Beberapa fitur di Google+ tampaknya memang sengaja dibuat untuk menyaingi Facebook. Google menciptakan lingkungan seperti Facebook di jejaring sosialnya tersebut. Pengguna bisa berbagi foto, melihat update terbaru dari teman dan 'nongkrong' bareng di Google+. 





5. RIM dan BlackBerry 





Sepanjang 2011, performa Research In Motion (RIM) tidak menggembirakan. Pertengahan Juni, RIM melaporkan keuntungan di bawah perkiraan minimal mereka. 





Perusahaan asal Kanada itu sempat dikabarkan akan melakukan upaya efisiensi, termasuk rumor akan adanya pemecatan karyawan. Desakan untuk melakukan perubahan di posisi puncak RIM dari para pemegang saham pun meningkat. 





Kondisi ini turut menggoyahkan RIM di perdagangan bursa saham. Bahkan pada pertengahan bulan ini, saham produsen BlackBerry itu berada pada titik terendahnya, turun 2,5%.





Selain soal saham, publik tentunya tidak akan lupa dengan kehebohan yang dibuat RIM di Indonesia belum lama ini. Penjualan perdana BlackBerry Bellagio yang didiskon 50% di mal Pasific Place, Jakarta menjadikannya sebagai headline berita teknologi tak hanya di negeri sendiri, tetapi juga di mancanegara. 





Meski tak sampai menghilangkan nyawa, namun gelaran diskon ini 'sukses' memakan korban luka-luka dan menimbulkan kekisruhan. Dari berbagai komentar di situs-situs luar negeri, publik berbagai negara banyak yang terheran-heran soal sebegitu 'antusiasnya' konsumen Indonesia mendapatkan BlackBerry tersebut.





Sumber : detikinet.com



Thomas Suarez, The Next Steve Jobs




Steve Jobs terkenal dengan pesona, kejeniusan, dan visi masa depannya. Karakter dan sifat Jobs inilah yang menjadi fokus semua orang sehingga memunculkan pertanyaan, siapa "The Next Steve Jobs". Pertanyaan tersebut sepertinya akan segera terjawab. Dalam sebuah acara sharing teknologi TEDx ManhattanBeach, seorang anak yang bernama Thomas Suarez masih duduk di bangku kelas VI SD tampil memukau saat mempresentasikan produk ciptaan dan perusahaan startup-nya kepada hadirin. Dia penuh percaya diri dan punya bahasa tubuh yang mengingatkan publik terhadap mendiang Steve Jobs.





Thomas Suarez adalah seorang anak berusia 12 tahun asal California, AS. Dia adalah pendiri sebuah perusahaan startup CarrotCorp yang saat ini sedang mengembangkan aplikasi untuk sistem operasi Apple iOS.




Thomas Suarez


Seperti dikutip dari Daily Mail, Thomas Suarez ternyata memang seorang pengagum Steve Jobs. Dia telah tertarik membuat program komputer sejak taman kanak-kanak dan belajar secara otodidak beberapa bahasa pemrograman, seperti Phyton, C, dan Java.





Karya pertama Thomas Suarez, yaitu Earth Fortune, hadir pada akhir tahun 2010 lalu, sebuah program yang memungkinkan perubahan warna Bumi berdasarkan peruntungan penggunanya.





Saat ini, Thomas Suarez tetap fokus menimba ilmu di sekolah formal sambil tetap mengelola perusahaan CarrotCorp.





Dalam presentasinya di TEDx, ia sedang memaparkan produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan startup-nya itu. Selain memukau mereka yang hadir, Thomas Suarez juga membuat publik penasaran dengan memamerkan sebuah tagline yang berbunyi, "Uploading pictures will never be the. Coming soon".





Apakah Thomas Suarez dapat menggantikan idolanya, Steve Jobs? Setidaknya dia mempunyai potensi untuk menuju ke arah sana.





Sumber : tekno.kompas.com



linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...